Pusat Pigura Murah Surabaya, Pusat Pigura Minimalis Murah Surabaya, Pusat Pigura Scrapbook Murah Surabaya, Pusat Pigura Foto Murah Surabaya, Pusat Pigura Kayu Murah Surabaya, Pusat Pig

Sukses Bisnis Rumahan Yang Menggiurkan

Sukses Bisnis Rumahan Kecil Kecilan – waktu sungguh tak kan sudah bisa diulang, tetapi momen-momen terbaik dalam hidup bisa diabadikan melalui foto. foto saat yang tidak sanggup diulang itu sudah selayaknya dirawat dengan baik.

frame foto pun menjadi salah satu hal yang wajib dimiliki. tak sekadar untuk membingkai kenangan berkesan dan mengurus kondisi fisik foto, tapi lebih jauh sanggup menjadi pelengkap dekorasi rumah.

dari sana, peluang bisnis pigura ukir terbuka. siapa saja sanggup memanfaatkan celah tersebut. tak heran, banyak penjual dan produsen pigura minimalis foto sanggup atas mudah ditemukan di kanan-kiri jalan.

jumlahnya pun membludak dan lantas membuat persaingan cukup ketat, tetapi hampir semua pemain usaha usaha daganglukisan masih tetap bertahan. hal itu memberitahukan bahwa roda bisnis di sektor ini masih berputar.

misalnya, produsen pigura terkenal yang dimiliki oleh ibu nadya silma sejak 2010. ide bisnisnya didapatkan saat magang di sebuah perusahaan kayu. dia melihat beberapa pegawai disana membuang limbah-limbah kayu begitu saja.

Pusat Pigura Murah Surabaya, Pusat Pigura Minimalis Murah Surabaya, Pusat Pigura Scrapbook Murah Surabaya, Pusat Pigura Foto Murah Surabaya, Pusat Pigura Kayu Murah Surabaya, Pusat Pig

Pusat Pigura Murah Surabaya

dia pun memanfaatkan limbah tersebut untuk dipasok kepada para pengrajin pigura ukir foto. tak lama kemudian, pesanan untuk langsung dibuatkan frame malah berdatangan. sejak ketika itu, dia belajar membuat pigura ukir oleh merekrut kenalan-kenalannya yang telah dulu berbisnis membuat bingkai.

karena melihat klaim produk yang cukup tinggi, akhirnya dia memutuskan resign dari pekerjaannya dan mengecap berbisnis secara mandiri. tak tanggung-tanggung, dia mengucurkan dana hingga 20 juta sebagai modal awal yang ketika itu dia masih menjadi mahasiswa.

 

setelah dua tahunpergi menjadi produsen bingkai kayu, dia pun melihat adanya pergeseran tren pigura ukir. saat itu masyarakat mulai mencari pigura atas bahan fiber. selain lebih murah, waktu pengerjaannya pun relatif lebih cepat.

“saat membuat bingkai kayu minimal membutuhkan waktu tiga hari, tetapi untuk rangka fiber sanggup selesai dalam waktu kurang dari satu jam, ” katanya.

dalam sebulan distributorpigura.com sanggup menjual lebih dari 400 rangka foto, dengan kapasitas produksi hingga 2. 000 pigura. Adapun, pigura ukir yang diproduksi terdiri atas berbagai ala desain, warna dan ukuran.

harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari 10. 000 rupiah untuk pigura ukir ukuran 3r, hingga jutaan rupiah untuk bingkai ukuran 2, 8 meter. “semua pigura minimapigura ukir diproduksi sesuai oleh pesanan konsumen, hasilnya mampu ditunggu bila tidak ada banyak antrean, ” katanya.

adapun, pigura ukir yang paling diminati konsumen dalam beberapa tahun terakhir adalah bingkai foto 3 dimensi bergaya minimalis pigura ukir oleh ukuran A2. biasanya pigura minimalis tersebut digunakan untuk memajang foto pre-wedding para pasangan baru.

selama ini, toko rangka scrapframe surabaya paling banyak memproduksi rangka untuk dipasok ke berbagai gerai-gerai penjual lukisan, sedangkan penjualan secara ritel biasanya dia dapatkan dari pemesanan secara online di website distributorpigura.com.

menerima, persaingan bidang usaha di rangka foto sangat ketat. sudah banyak para produsen dan penjual pigura minimapigura ukir yang dapat ditemukan atas mudah oleh konsumen, bahkan di beberapa daerah ada sentra industri yang tertentu menampung para pengrajin frame.

“salah satu strategi untuk bertahan di usaha dagang ini adalah selalu mengikuti kemajuan, baik dari keinginan konsumen, hingga memanfaatkan teknologi untuk pemasaran, ” imbuhnya.

untuk itu, dia tetap optimistis bisnisnya tersebut masih sanggup pergi fasih bersama catatan dia sanggup terus mengoptimalkan penjualan secara online, sehingga sanggup hilang arah para calon konsumen yang lebih memilih berbelanja melalu negeri maya ketimbang datang langsung ke lokasi penjual.